Sabtu, 16 Desember 2017

IMPIAN KE NEGERI SINGAPURA

Assalamualaikum wr wb... sudah lama sekali ini memposting cerita mengenai jalan – jalan ke singapura namun selalu aja lupa, alhamdulillah hari ini kesampaian. Jadi mari kita mulai awal mula mimpi ini terealisasikan. Sebenarnya dari dulu pengen banget tinggal disana, kuliah disana bahkan waktu kelas 3 SMA udah dapat universitas yang ingin dimasuki udah cari tahu fakultas apa juga yang mau di tekuni beserta syarat dan pendaftarannya gimana, ternyata setelah lihat persyaratannya mereka minta nilai ujian dimana saat itu sekolahku belum ujian akhir hingga batas pengiriman berkas. Alhasil yah impian kesana Cuma sekedar impian saja. Akhirnya setelah kuliah setahun di Makassar aku mulai nabung harian dan setiap hari aku sisihkan 20.000 untuk aku pake pergi liburan ke jawa, karena dari dulu aku memang pengen banget liburan dan teman-teman sekolah dulu juga udah pada manggil buat kesana, jadi setelah menabung kurang lebih setahun (alhamdulillah hasilnya lumayanlah kalau dihitung2) saya memutuskan untuk melakukan rute perjalanan yaitu ke jakarta semarang dan surabaya serta bandung. Teman2 yang dijakarta, surabaya, bandung udah saya kabarin kalau mau datang, dan terakhir aku hubungi salah satu sahabatku yang di semarang dan tau jawaban dia apa?? G usah ke semarang nek kita ke singapura aja. Dalam hati aku tuh kaget bercampur g percaya, dia ngajak aku ke singapura kayak ngajak ke mall??????? Yaudah aku bilang kendalanya aku g punya passport liburku belum pasti kalau tanggal segitu berangkatnya dan lain sebagainya. Tapi dalam hati aku mikir kapan lagi kesempatan kayak begini datang, bisa ke negara impian, bisa melihat apa yang selama ini ingin dilihat walau nggak sekolah disana setidaknya datang berlibur kesana itu sudah luar biasa banget. Jadi setelah berpikir panjang dan penuh pertimbangan akhirnya aku putuskan untuk oke kita pergi kesana walau jadwal libur g pasti, izin orang tua belum ada, passport nggak tau urusnya gimana semua itu aku pikirin belakangan, kenapa? Karena yang namanya impian harus dikejar bagaimanapun susahnya, selama mau berusaha terus, dan aku yakin kalau memang rejeki aku datang kesana semua bakal di kasih jalan. So, aku mulai semua dari mengurus passport, dan perjuangan untuk urus passport ini gag mudah. Kenapa aku bilang begini, karena aku pergi sendiri mengurus semua sendiri, aku nggak mau minta bantuan kakakku dan saudaraku karena aku mau kasih surprise ke mereka kalau aku udah tiba disana dan aku juga udah tahu jawabnnya apa kalau minta bantuan sama mereka, pasti gag dibolehin karena negara orang apalagi Cuma berdua perginya. Jadi mulailah aku searching di google syarat dan tahapnya, pake maps buat tahu kantornya dimana, naik angkot untuk cek lokasi kantor ya ampun, terus minta dikirimin berkas sm teman aku dari merauke ke makssar sampai bayar 400rbu karena harus lampirkan berkas asli dengan pengiriman kilat karena katanya passport jadinya lama dengan jadwal kuliahku yang masih padat saat itu terpaksa izin kuliah dlu sehari dengan dosen yang yahh alhamdulillah bisa mentolerir sedikit sebab dan alasan saya tidak hadir walau dibilang mau jadi TKW yah sampai buat passport?? Di iyain aja deh biar gag alpa absennya hahaha, lalu menggunakan berbagai macam alasan untuk bisa pinjam KK asli di sepupu biar g ketahuan kalau mau urus passport soalnya suka kepo mereka hehehe. Dan untungnya aku dikasih tau cara daftar online jadi selesai daftar online aku ke kantor untuk foto dan wawancara dan penantiannya itu lama banget, datang jam 10 pulang setelah ashar betapa mahirnya aku dalam perihal menunggu hahaha. Kenapa aku bela – belain urus ini itu di kota besar kayak makassar ini padahal baru setahun tinggal disini masih butuh bimbingan untuk menguasai kota ini saat itu? Karena aku sadar untuk meraih impian itu ada proses yang harus dilalui dan dia nggak memandang siapa kamu! Setelah passport jadi, kesulitan g berakhir sampai situ. Waktu pemesanan tiket terjadi kendala jaringan, dan batas transfer tiket aku tinggal sejam. Dan saat itu sudah tengah malam, belum sih sudah jam 11 malamlah. Lewat sms bangking mandiri gag bisa, bni juga gag bisa, akhirnya aku milih bayar lewar indomaret karena dekat rumah ada indomaret dan setelah sampai disana g bisa juga jaringannya hiks. Akhirnya setelah berpikir dan melihat waktu booking tiket yang sudah mendekati akhir, dan berdiskusi sama temanku itu, harapan juga hampir putus mau minta tolong ke orang juga g ada siapa – siapa dirumah saat itu, aku sampai berdoa “ya Allah kalau ini takdirku untuk pergi, mudahkanlah urusanku”. Tiba – tiba coba buka atm bersama dan ternyata masih bisa. Rasanya bersyukur banget mau nangis malahan malam itu. Aku langsung coba bayar dan berhasil. Gue berasa mau loncat di dalam ruang atm itu, dan itu udh larut sekali hampir jam 12 malam. Aku langsung cepat2 pulang sambil bersyukur dan yakin dalam diri kalau memang ada rejeki ku pergi, aku pasti bakal pergi dengan izin_Nya. Tapi setelah mendekati hari H, temanku passportnya 3 bulan lagi esxpired dan syarat berangkat minimal 6 bulan. Aku langsung drop lagi, dia mala bilang kalau memang g bisa bareng, aku duluan nti dia nyusul. Gilaa aku g bisalah ke negara orang yang bahasanya sudah pasti beda dengan kita dan belum pernah aku datangi dan disana g ada siapa-siapa. Aku langsung bilang apa mungkin g jodoh yah kesana karena dari kemarin ada mulu kendalanya. Akhirnya dicoba dlu semua mulai daftar online ulang untuk memperbaharui passport, lalu ke kantor imigrasi buat foto dan alhamdulillah kami benar – benar di restui untuk menjelajahi negeri tetangga indonesia yaitu SINGAPURA karena 2hari sebelum berangkat sudah bisa diambil passport temanku. Izin orangtua juga udah dapat, dan waktu liburpun tepat sekali tanggalnya dengan jadwal berangkatku. Dan jadialah aku berhasil mewujudkan impianku dari SMA untuk bisa ke singapur dengan menggunakan tabungan aku sendiri dari kecil. Kamu bakal lebih menghargai apapun ketika kamu berhasil mewujudkan cita – cita mu pake uang hasil menabung, dan melakukan pengurusan administrasi sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Dari sini aku belajar mandiri untuk mewujudkan keinginan yang awalnya yakin Cuma mimpi belaka, namun jadi kenyataan. Oke itu perjalana perdana aku yang pertama kali ke negeri tetangga tahun 2016 bulan Januari. Dari cerita ini yang mau aku sampaikan, jangan gampang nyerah dengan keadaan, karena keadaan itu bisa dirubah kalau kita berusaha dan berdoa. Jangan juga takut bermimpi, karena semua orang yang sekarang sukses dan berhasil juga dulunya biasa saja tapi mereka tekun mewujudkan impiannya dengan usaha dan doa. Oke jadi bagi teman-teman yang lagi dalam proses mewujudkan impian, ayo semngat jangan menyerah karena sekarang juga aku masih berproses, kalau aku bisa kamu juga pasti bisa. Sesudah kesulitan ada kemudahan .
INI FOTO KAMI WAKTU DI SINGAPURA FLOWER DOME BANYAK BANGET BUNGA DISNI
INI FOTO AKU WAKTU LAGI DI CHINATOWN SINGAPURA

Jumat, 08 Desember 2017

Online Shop

Assalamualaikum wr wb sahabat blogger yang entah siapapun dirimu. Terima kasih sudah mau membuka blogger saya yang isinya mungkin masih apa adanya, mengingat saya -masihlah seorang penulis amatiran yang tidak henti-hentinya belajar untuk bisa menjadi seorang ahlinya. Jadi,... hari ini saya mau cerita tentang onlineshop aku yang resmi aku buka sejak tahun 2015. Awal mula toko online ini dibuat karena ketika SMA saya suka belanja online saat teman sebayaku memperkenalkan aku toko online langganannya lewat group BBM (sekarang tokonya udah g tau gimana, tapi masih berteman sama ownernya kok hehehe). Dulu masih booming banget yang namanya BBM gitu2, dan ketika handphoneku berganti menjadi BB saya dikenalkan sm BBM plus group onlineshop temanku (andai dulu aku tak mengenalnya mungkin semua tak’an begini melowwww deh ) sehingga ketika saya melihat ada produk baju yang saya suka saya langsung mencoba beli dan ketika barangnya tiba hasilnya tidak mengecewakan dan dari situlah ketagihan itu muncul. Itulah mengapa sangat berbahaya ketika saya sudah mencoba sesuatu yang baru dan saya menyukainya karena itu akan menyebabkan ketagihan hahahahah (lebay). Tapi sejak kuliah sudah mulai bisa mengatur keinginan, sudah nggak kayak dulu lagi ketika mau apa2 harus ada tapi g juga sih. Kalau lagi mau banget aja baru beli dan okee balik lagi ke laptop. Saat itu masuk semester 3 aku mulai coba2 jualan baju dulu lewat instagram baru yang saya buat khusus buat online shop saya. Awalnya memang sepi banget, g ada yang berminat mungkin namanya juga onlineshop baru yah jadi begitu deh masih butuh testimoni dan saat itu juga masih pakai ongkir, karena barangnya masih belum direadykan di makassar. Setelah beberapa lama menanti belum dapat hasil, karena saya suka banget pake stiker line gitu sampai cari penjual stker line dan ketika saya udah dapat dan harganya pas juga saya berpikir kenapa g coba dijualin aja lagi yah siapa tau bisa laku, dan akhirnya beralih ke stiker line dan tema line (ayooo siapa yang mau beli stiker dan tema line permanen segera hubungi aku di ig olshopku namanya faradillashop tidak di gembok sekalian aku promosiin disini hahahah) mulai deh mendapat respon baik dari teman2 sekitar dulu seperti teman kuliah, teman sekolah dulu dll. Karena merasa masih ingin mencoba yang baru, kebetulan aku suka makeup sejak kecil (wahahaha ketahuan hobbi dandan) tapi selama 2 tahun vakum dengan makeup, baru aktif kembali setelah merasa umur sudah mulai menua (jangan salah, ketika lo lihat gue secara langsung, gue yakin lo g percaya sama umur gue, baby face bangetttttt soalnya hahahahha). Jadi aku coba jualan makeup. Semua bermula ketika aku pake liptint dan teman kelasku melihat trus dia tanya kamu beli dimana? Dan aku bilang kalau sepupu jual beginian so dia mau dan sya mengiyakan but ketika aku tanya sepupuku trnyata brgnya habis akhirnya saya beli ditempat saya beli dulu hrgnya lumayan murah dan saya jual dengan harga yang sepupuku dari situlah terpikir olehku untuk memulai menjual produk makeup yang aku pake... sama seperti baju namun masih lebih baik respon follower ketika saya mengupload liptint yang saya jual daripada baju dulu. Kebetulan memang liptint yang saya pakai itu lagi booming saat ini jadi alhamdulillah dapat respon positif. Yah memang baru beberapa bulan berjalan, karena saya merasa beberapa orang tidak suka menuggu saya memberanikan diri untuk menyediakan stock berlebih, g banyak tapi ada lah untuk satu atau dua org kalau memang mau langsung ambil. Kenapa saya g stock banyak ? modalnya kurang, expired juga mempengaruhi, dan saya g setiap hari update toko online saya jadi takutnya nti terbeli tapi tak terjual. Awal nyetock liptint memang g langsung habis yah, sudah diupload ke ig, sudah di buat story juga, udah dibuat d fb, namanya proses memang harus sabar aja menghadapi yang namanya pembeli datang. Setelah sabar sebulan lebih lamanya akhirnya membawakan hasil juga. Satu per satu datang menanyakan masih ada g barangnya ini dan rata2 dari teman kuliah dan orang terdekat . saat mereka membeli saya minta buatin testimoni alhamdulillah semakin kesini semakin bagus respon yang saya dapat dari para pengguna media sosial terutama instagram. Dari sini saya belajar membuka toko online bukan hanya follower yang berperan agar banyak pembelimu, tapi orang sekitarmu juga memiliki peran penting karena dari merekalah toko kamu diperkenalkan ke orang2 yang awal tak mengenalmu atau tokomu sehingga menjadi mengenalmu dan tokomu. Kedua sikap yang ramah dan baik kepada costumer itu juga penting banget, walaupun mereka menyebalkan banget tetaplah ramah dan lembut kepada mereka karena insya allah bakal terbalaskan dengan hasil yang lebih baik. mmmm, sebenarnya mau berbagi tips disini buat onlineshop terutama di ig alangkah lebih baiknya untuk tidak di private, mengapa? Bagaimana tamu mau masuk untuk melihat jika pintunya dikunci? Karena beberapa orang hanya ingin membeli tanpa menjadi followernya. Kenapa saya bilang begni? Karena pembeliku datang dari mereka yang tidak ngefollow ig saya. Mereka melihat, mereka tertarik, dan mereka beli. Bagi para pengusaaha muda yang masih pemula seperti saya yang masih pemula juga hehe, jangan menyerah yah, asal kita sabar, yakin sama takdir Allah SWT bahwa siapa yang berusaha akan memperolehnya, dan selalu berbaik sangka, insya allah semua akan berbuah manis. Bagaimana kalau mengalami kerugian? Rugi dalam jual beli hal yang sangat wajar, justru dari situ kita bisa belajar bahwa kesuksesan tidak selamanya mulus digapai ada jatuh bangunnya. Dan buat pengusaha muda, jangan kejar untungnya saja dalam berbisnis, tapi kejarlah keridhoannya karena apalah artinya untung banyak, penghasilan milyaran namun rejekinya tidak diridoi dengan pemililk alam semesta. Oke jadi ini aja dulu postingan saya kali ini, semoga bermanfaat tulisan ini agar semakin semangat lagi menjadi bos di bisnisnya sendiri dan bisa membuka lapangan kerja untuk orang yang membutuhkan pekerjaan. Jangan lupa follow ig onlineshop aku yah Faradillashop yihiiiiiiiii. Wasalamualaikum wr wb.

Minggu, 16 April 2017

semester 6

Semester 6. Ini mungkin puncak jenuh dari mahasiswa farmasi sepertiku. Karena disemester ini kami sudah benar – benar lelah dan masih saja di hantui dengan berbagai praktikum yang merupakan praktikum terakhir kami sebagai mahasiswa farmasi sebelum menjadi seorang sarjana laboratorium. Sebenanrnya praktikum itu menyenangkan karena banyak sekali kegiatan yang tidak biasa kita lakukan, hal – hal yang baru yang kita lakukan. Namun yang melelahkan itu laporan dan responnya heheheh. Curhat sedikit yah, kalau mau jujur ini yah, sistem yang berlaku di fakultasku memang tidaklah terlalu baik, kami memakai sistem sapu bersih dimana kami harus menguasai semuanya di waktu yang bersamaan. Kalau mau dibilang sebenarnya itu melelahkan sekali, ilmu masuk dan keluar hanya seperti angin lalu saja di kepala kami. Yang tertinggal hanya sedikit. Sedangkan kalau mereka memakai sistem blok yang mana selesai satu lanjut yang satu saya dan teman – teman mungkin akan lebih banyak paham karena kami mendalami yang satu dulu baru lanjut ke yang lainnya. Namun sudahalah, mungkin ini yang dinamakan pengalaman yang harus di beritahukan kepada adek – adek nanti kalau mau belajar dalami satu dulu baru lanjut ke lainnya, tapi susah kalau lingkungannya nggak mendukung seperti kampusku hehehe. Pembelajaran juga buat kita semua kalau mau mendidik orang yah beri mereka waktu untuk bisa memahami satu sampai selesai baru lanjut ke lainnya. Dan yang paling utama dalam mendidik ialah menggunakan bahasa yang sederhana yang muda dipahami. Okee??? Mungkin ini saja dulu curhtannya. Semangat semester 6 sebentar lagi berakhir semester 6 dan lanjut proposal .

Kamis, 13 April 2017

Cerita ini seharusnya di posting tahun lalu 2016 Tapi sudahlah hehehe

Setelah tidak menulis di blog, banyak skali yang ingin aku utarakan di blog pribadiku ini. Sekarang masa semester 4 ku di farmasi sudah mau berakhir, tidak terasa saya sudah mau memasuki semester 5. Aku masih ingat saat aku masih memakai baju putih hitam dan pita kuning untuk menandai bahwa saya adalah mahasiswa baru di fakultasku. Dulu iya saya sama sekali tidak ada impian masuk ke fakultas ini bahkan sama sekali tidak ada bayangan akan terjun ke dunia ini, namun aku tidak pernah mengetahui rencana yang Allah berikan kepada hambanya, bagaimana cara iya mengantarkan hambanya menuju jalan yang lebih baik dengan cara yang tidak diduga – duga. Mengapa aku berkata demikian? Aku punya impian yang jauh berbeda dengan yang lakukan sekarang, aku berharap menjadi seorang translater dulunya, dan sempat berubah menjadi seorang dokter. Namun Allah memang maha tahu segalanya, termasuk mana yang lebih baik untuk hambanya, karena dalam al-qur’an pun demikian dikatakan “boleh jadi kamu menyukai sesuatu namun itu belum tentu baik untukmu, dan boleh jadi kamu membenci sesuatu belum tentu itu buruk untukmu”. Aku percaya kalimat ini karena aku sudah mengalami sendiri, aku menyukai sesuatu yang ternyata memang belum baik untukku dan aku tidak menyukai sesuatu namun justru itu baik untukku. Aku kuliah di bidang farmasi, mungkin bagi orang ini hanya belajar tentang obat – obatan, namun ternyata setelah aku memasukinya, awalnya memang tidak begitu mencintai jurusan ini, hanya mengikuti kata hati ketika diberi pilihan. Dan saat aku mulai mengenal, memahami, beradaptasi, dan mempelajarinya aku mulai jatuh cinta dengan apa yang aku geluti sekarang. Kita memang tidak bisa menilai dari luar hal – hal yang tidak kamu kenali, kamu harus mengenalnya terlebih dahulu luar dalamnya baru kamu bisa memberi penilaian seperti apa sebenanrnya nilai yang tepat. Aku dulu tidak menyukai farmasi karena aku tidak mengenalnya, banyak yang mengatakan kuliah disana susah, bahkan lebih susah dari dokter dan jujur setelah memperhatikan kuliahku dengan kuliah kakakku yang mana dia jurusan kedokteran dan saya farmasi kini semua itu terjawab, memang jurusanku lebih sulit di atas dokter, dan kalimat itu keluar sendiri dari seorang dokter yang mengatakan farmasi jauh lebih susah dibandingkan kedokteran. Namun aku justru bangga dengan jurusan yang sekarang aku geluti, karena apa? Sempat terjadi perdebatan hebat saat aku ingin kuliah dan mereka banyak yang melarang aku untuk masuk ke farmasi karena mereka tidak meyakini kemampuanku. Aku sadar dulu aku begitu pesimis menjadi orang tidak mau mencoba suka mengeluh dan lain sebagainya. Namun manusia bisa berubah dengan proses yang dilalui, orang – orang yang dihadapi dan lingkungan yang baru semua itu akan mempengaruhi kepribadian seseorang untuk berubah entah menjadi lebih baik atau menjadi lebih buruk semua itu tergantung kesungguhan dari diri masing – masing. Dan alhamdulillah aku mampu melalui semuanya berkat izin dari-Nya dan tentunya niat yang tulus dari dalam hati. Sebenarnya tidak ada yang susah setelah saya lalui di jurusan ini, kamu hanya perlu pandai dalam berbagi waktu dan menjaga kesehatan. Aku mahasiswa farmasi UMI semester 4 yang sekarang menghadapi 5 laboratorium sejak semester 3 hingga semester 6 ditambah jadwal mengajar sebagai asisten yang bisa double menjadi 2 – 3 kali dalam seminggu tergantung dosennya mau kasih berapa banyk dan menduduki jabatan di kelembagaan sebagai perwakilan mahasiswa fakultas farmasi hingga saat ini masih sehat dan menikmati semua proses nya dengan bahagia dan suka cita yang penuh berbagai rasa. Sudah melewati berbagai jenis penyakit yang menyerang dimulai dari demam biasa, malaria, demam berdarah, hingga demam tifoid atau tifus namun masih sanggup bertahan dengan semua tantangan di depan sana. Aku percaya dengan keadaan dimana kita mau bersusah – susah dulu lalu bersenang – senang kemudian itu jauh lebih daripada menyenangkan diri terlebih dahulu baru bersusah – susah kemudian. Kenapa aku mulai bisa mencintai farmasi? Karena aku sudah PDKT dengannya selama 3 tahun dan sekarang aku tahu dimana istimewanya jurusanku, dimana hebatnya jurusanku, dimana bermanfaatnya jurusanku, bahkan kami bisa terjun di berbagai bidang langsung merangkap menjadi dokter, merangkap menjadi perawat, merangkap menjadi formulator, dan masih banyak lagi. Dan dengan memasuki jurusan ini aku bisa membuktikan kepada mereka yang dulu tidak mempercayai kemampuanku untuk memasuki jurusan ini sekarang mereka bisa melihat sendiri aku mampu, aku bisa bahkan memiliki sebagian peran dalam bidangku seperti menjadi asisten di laboratorium farmaseutik, menjadi salah satu anggota dewan perwakilan mahasiswa , dan masih mau mencoba hal lainnya. Kuncinya ketika ingin melakukan sesuatu adalah niatmu untuk belajar bukan untuk hal yang lain, niatmu untuk menjadi hamba Allah yang berilmu, dan niatmu untuk menunjukkan bahwa takdir itu bisa dirubah asal bersungguh – sungguh karena mencari rido-Nya.

Postingan yang tertunda 2 tahun lamanya

Terhitung mulai hari pertama puasa aku dan kakakku memutuskan untuk memasak karena kami sama-sama memiliki waktu luang yang cukup banyak. Setelah berbelanja dipasar kami memutuskan membuat sup dan udang goreng tepung beserta ikan malero tepung (benar gak nama ikannya? Maklum bru dengar namanya juga ehehe). Sata bertugas membuat sup yang jika dibilang belum pernah sama sekali membuatnya sendiri atau lebih tepatnya tanpa bimbingan yang ahli tapi pernah memperhatikan orang membuatnya kok jadi nggak buta – buta amat. Namun karena hanya sekali memperhatikan dan baru pertama kali buatnya alhasil kakakku yang turun tangan. Saat itu memang hanya memperhatikan pertengahannya pembuatan sup yang dilakukan mamaku bukan dari awal jadi maklumlah kalau agak buta – buta awalnya heheh. Hari kedua juga masih sama dengan kemarin yaitu masak bersama yah rasanya memang masih malas – malas masak namun setelah keponakanku yang tinggal satu rumah denganku kembali dari neneknya (tanteku) kami tidak lagi memasak. Sebenanrnya bisa sih hanya entah kenapa kakak – kakak saya tidak begitu memiliki selera masak ketika banyak orang di lantai 2 terutama jika kponakan kita pulang (sebenarnya biar berdua atau bertiga saja tetap nggak masak sih alasannya dia aja mungkin hufft). Berhubung tanggal 21 juni 2015 kemarin bapak saya datang untuk menghadiri wisuda kakak saya yang pertama dan sumpahnya tanggal 22 dan 25 juni saya memutuskan untuk memanfaatkan momen ini menikmati makanan rumah heehehe karena bapak saya orangnya agak susah makan kalau bukan masakan rumah jadi pasti tanteku menyuruh kerumah untuk makan malam dan buka puasa alhasil beberapa hari lalu makannya terjamin nggak kayak biasanya yang hampir tiap malam nasi goreng belakang rumah atau lalapan dibelakang rumah atau ayam penyet mall panakukkang atau makan di solaria biasanya ini pilihan terakhir karena sudah benar-benar tidak tahu mau makan apa lagi saking bosannya. Nah sejak kepulangan bapak saya ke merauke (hidup kota kelahiran saya prokk prokk prokkk ) saya memutuskas untuk kembali masak seperti hari pertama dan kedua puasa. Rasanya beda kalau dulu masih malas – malas dan di bantu kakak sekarang lebih semangat karena belajar memasak atas dasar kemauan sendiri bukan perintah orang lain. Awal – awal keponakan ku masih terlihat biasa dengan perubahan pola makanku yang ingin masak sendiri, namun beberapa sering melihatku didapur dan juga mereka ikut memakan masakanku akhirnya keponakanku bertanya kalau dimerauke sering masak yah? Jujur yah saya jarang banget masak kalau dimerauke karena apa? Bapak saya agak susah kalau makan beliau kadang yang menentukan menu makan apa yang akan dimasak dengan belanja kepasar keperluan masaknya dan mamaku tinggal membuatnya. Jadi saya jika ingin membantu orang tua cukuplah duduk di kios dan bantu jualan mama dengan berdagang bagi mereka itu sudah membantu ketimbang saya turun ke dapur. Bahkan teman – teman kuliahku kadang heran jika tahu saya bisa memasak karena mereka memang tidak pernah melihatnya langsung saya melakukannya dan saya juga tidak pernah mengatakan hal itu. Jadi ketika saya menjawab pertanyaan keponakanku dia bertanya belajar masak dari mana? Hahahahah reader percaya nggak percaya saya belajar kemampuan masak saya maupun membuat kue dan segala macam puding dsbnya itu semua hanya bermodal melihat dan memperhatikan ketika ada orang didekatku melakukan sesuatu yang baru. Jadi dulu waktu saya kecil saya sering lihatin tanteku masak didapur yaudah saya perhatikan. Dan ketika saya besar saya mencobanya. Begitupun saya mama didapur saya biasa memperhatikan mama memasak kadang saya mencuri – curi kesempatan mengambil bagian dalam membuat masakan mama agar saya tahu bagaimana cara buatnya walau sering kena omel karena kadang salah – salah namanya belajar kan wajar salah. Namun tidak semua saya pelajari dari melihat ada beberapa yang ketika saya mellihat masakan orang enak saya tanya cara buatnya saya buat deh untuk mencoba – coba. Kuncinya hanya satu jangan takut hasilnya buruk apalagi pertama kali itu wajar karena semua kesalaahn itu awal keberhasilan yang tertunda. Nah sebenarnya yang ingin saya sharing disini bagi reader yang masih dimasakin orang tua sampai sekarang terkhusus dimasakin mamanya jangan sekali - kali menolak masakan mereka. Saya sudah merasakan lelahnya membuat makanan dari sesuatu yang mentah dengan tangan saya sendiri saya olah tanpa dibantu siapa – siapa dan akhirnya menjadi makanan yang layak dimakan. Hargai masakan mama kalian guys karena sungguh itu melelahkan sekaligus mengasikkan. Saya sadar saya sudah melakukan kesalahan dulu dengan menghabiskan waktu makanku diluar lebih sering dari pada dirumah saat masih sekolah dulu. Saat itu mama pasti sangan lelah namun tetap memasak demi orang – orang diruma namun yang saya lakukan hanya membuat hatinya terluka tanpa beliau tunjukkan padaku. Maafkan saya mama. Sekarang sudah kuliah jauh dari orang tua dan kalau mau makan harus buat sendiri nggak kayak dulu semua ada di atas meja. Itulah mengapa saya berlibur di merauke saya memutuskan untuk memanfaatkan waktu makan sepuasanya dirumah sebelum saya kembali ke makassar belajar menuntut ilmu. Akhir – akhir ini saya selalu buat masakan yang sering mama masak untuk tempe saus kecap hiihihi rasanya enak. Karena kangen mama kemarin coba buat dan alhamdulillah berhasil dan keponakanku yang tinggal bersama denganku juga memakannya. Hal yang menyenangkan adalah jika kamu membuat sesuatu dan orang lain menyukainya itu membuat perasaan jauh lebih bahagia karena bisa berbagi apa yang saya miliki. Sekalian belajar menjadi istri yang baik kelak untuk suamiku agar betah dirumah harus punya istri yang jago masak agar lebih suka makan dirumah daripada diluar. Alhamdulillah kemampuan saya membuat masakan sudah berkembang tidaknya kemampuan membuat kue saja. Jadi selain bisa membuat kue saya harus bisa membuat masakan yang lezat seprti kue – kue ku yang lezat lainnya. Jadi mari belajar mengolah sebuah bahan mentah menjadi bahan siap dimakan. Sekian ceritaku singkatku mengenai masakan ala Andi Faradilla Sandy

Kelulusan SMA

Hal yang dari dulu ingin kurasakan adalah kelulusan yang sebenarnya yaitu lulus dari sekolah menengah atas. Dan tepat pada tanggal 20 mei 2014 saya di nyatakan LULUS sebagai seorang pelajar. Setelah 12 tahun menempuh pendidikan di tambah TK 1tahun berarti 13tahun berstatus pelajar sekarang sudah resmi menjadi mahasiswa hahahha. Rasanya bisa lulus itu benar-benar bahagia sekali nggak lupa juga untuk mengucap syukur sama yang maha esa pastinya,kalau bukan karena kehendakNYA nggak mungkin bisa meraih semua ini. Namun dari semua itu ada rasa sedih yang menghampiri juga ada seperti akan berpisah sama teman-teman tercinta. Kalau bukan karena kalian nggak mungkin saya bisa seperti ini. Selama tiga tahun berusaha membentuk pribadi yang dewasa,banyak skali rintangan yang harus di hadapi untuk mencapai semua itu. Dan masa-masa sulit yang harus di tempuh juga sangat menguras tenaga kami. Yah tapi pada akhirnya juga semua itulah yang akan dirindukan nanti,setelah semua berakhir setelah semua memilih jalannya masing-masing setelah semua pergi hanya kenangan indah yang terukir di ingatan kami semua. Sedih tawa yang slalu ada dalam kelas sudah berakhir, suka cita yang slalu menghiasi kelas sudah tiada, kekompakan yangb slalu terjalin sudah tiada, kerusuhan atau perbedaan pendapat yang sering menguji kekompakan kami sekarang sudah hanya kenangan di hati kami semua. Yah itulah hidup, setiap pertemuan pasti ada perpisahan, sesuatu yang di awali dengan senyuman selalu berakhir dengan air mata. Yang di harapkan ke depannya adalah air mata yang jatuh itu merupakan air mata bahagia kami untuk semua yang telah terjadi,bukan air mata yang menyakitkan hati. Sebenanrnya saya sedikit nggak rela dengan kelulusan ini,rasanya dulu waktu SD mau cepat-cepat SMP. Saat sudah SMP pengen cepat-cepat SMA. Saat sudah SMA maunya langsung segera kuliah dan punya kerjaan, namun ketika sudah lulus seperti ini pengen lagi jadi siswa. Masih pengen main sama guru-guru yang mengerti keinginan siswanya, seperti pak ono, dan pak totok. Mereka berdua merupakan guru favorit skolahku loh soalnya paling eksis dan yah kalau mau di bilang sangat paham keinginan siswa. Walau cepat ngambek dan kadang-kadang killer tapi tetap jadi favorit di hati dong,terutama di hati para siswa hahaha. Yah yang paling berkesan yaitu teman-teman lesku. Slamat buat kalian juga setelah 3tahun lamanya kita les bersama tanpa berpisah sedikit pun rasanya berat juga. Setiap hari hanya wajah kalian yang kulihat di sore hari dan di malam hari. Dan cukup bangga juga karena merupakan kelompok les paling favorit dulu,yg paling kompak,paling dekat sama guru-guru les dan yah banyak lah. Rindu skali dengan masa-masa itu ya ALLOH SWT. Pertemukan kita lagi suatu hari nanti yah. Ketika kita semua menjadi diri kami yang sebenarnya dan bisa membanggakan orangtua kami masing-masing.
 
design by Exotic Mommie Illustraion By DaPina